Posted by : micano fans from indonesia
Rabu, 23 Juli 2014
Sebelum Abu
Hanifah menjawab, Abu Hanifah melihat
pada orang sekitarnya dan berkata, “Jika menurut kalian bagaimana?” Mereka
menjawab, “Pastilah itu orang kafir”. Mendengar jawaban tersebut Abu Hanifah
tersenyum sejenak. Lalu Abu Hanifah berkata, “Itulah tanda orang Mukmin.”
Mendengar jawaban tersebut orang sekitarnya terheran dan berkata, “Mengapa bisa
begitu”?
Abu Hanifah
menjawab, “Yang dimaksud aku tidak mengharap surga dan tidak takut pada neraka
itu benar, karena ia berharap dan takut hanya pada pencipta neraka dan surga.
Yang dimaksud aku suka makan darah dan bangkai itu berarti ia memakan bangkai ikan dan belalang serta
memakan hati dan limpa. Yang dimaksud aku menyetujui orang Yahudi dan Nasrani
itu artinya ia membenarkan ucapan orang Yahudi dan Nasrani bahwa mereka tidak
akan selamat nanti. Yang dimaksud aku benci pada hal yang benar (hak) adalah ia
membenci kematian, karena datangnya kematian merupakan sesuatu yang hak
(benar). Yang dimaksud aku lari dari rahmat Allah maksudnya ia lari dari hujan
karena hujan merupakan rahmat Allah. Yang dimaksud aku juga minum khamr adalah
bahwa ia minum khamr saat darurat. Yang dimaksud aku mencintai fitnah adalah ia
mencintai harta dan anak, padahal keduanya adalah fitnah. Allah berfirman, “Sesungguhnya
hartamu dan anakmu adalah fitnah (cobaan) bagimu”. Yang dimaksud aku
bersaksi pada sesuatu yang ghaib artinya ia bersaksi kepada Allah, para
malaikat dan para nabi dan rasul, padahal ia tidak melihatnya. Yang dimaksud
aku shalat tanpa berwudhu adalah ia membaca shalawat kepada Nabi tanpa
berwudhu. Yang dimaksud aku tidak mandi
setelah junub artinya ia tidak menjumpai air untuk mandi. Dan yang dimaksud aku
senang membunuh manusia adalah ia senang membunuh orang kafir, karena Allah
telah berfirman “Sesungguhnya manusia (orang kafir) telah mengumpulkan pasukan
untuk menyerangmu (Muhammad). rs
